Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar pelatihan penggunaan alat bantu audio book bertema perubahan iklim bagi anak-anak di Saung Kanak. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan sejak usia dini melalui media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan mudah dipahami.

Pelatihan menghadirkan inovasi berupa audio book yang memuat cerita edukatif mengenai perubahan iklim, pentingnya menjaga lingkungan, pengelolaan sampah, penghematan energi, serta kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan anak-anak untuk menjaga kelestarian bumi. Melalui media audio yang dipadukan dengan ilustrasi menarik, peserta diajak belajar dengan cara yang menyenangkan.

Ketua Tim PKM UNISMA menjelaskan bahwa penggunaan audio book dipilih karena mampu meningkatkan minat belajar anak sekaligus memudahkan mereka memahami materi yang cukup kompleks. Pendekatan berbasis cerita dinilai efektif dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

“Melalui media pembelajaran yang inovatif ini, kami berharap anak-anak dapat memahami isu perubahan iklim dengan bahasa yang sederhana serta terdorong untuk menerapkan kebiasaan ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya dikenalkan cara menggunakan audio book, tetapi juga diajak berdiskusi, bermain kuis edukatif, dan melakukan praktik sederhana mengenai upaya menjaga lingkungan. Antusiasme anak-anak terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan serta menceritakan kembali isi cerita yang telah didengarkan.

Pengelola Saung Kanak mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa UNISMA karena mampu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak. Audio book diharapkan dapat menjadi media belajar yang terus dimanfaatkan dalam kegiatan edukasi di Saung Kanak.

Melalui kegiatan ini, Tim PKM UNISMA berharap dapat meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim. Inisiatif tersebut juga menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.