Tentang UNISMA

Universitas Islam Malang (UNISMA) merupakan
wujud nyata dari cita-cita para ulama dan tokoh
masyarakat Nahdlatul Ulama di Malang. Berdiri di
bawah naungan Yayasan Sunan Giri pada 27 Maret
1981, UNISMA didirikan sebagai lembaga pendidikan
tinggi yang bergengsi dan mandiri, berlandaskan
prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah. Fondasi universitas
ini dibangun oleh sembilan ulama, dengan Fakultas
Tarbiyah sebagai tonggak awal—yang sebelumnya
merupakan Akademi Pendidikan Islam, kemudian
bergabung dengan Fakultas Pertanian dan berbagai
disiplin ilmu lainnya.
Sejak diakui secara resmi oleh Departemen Pendidikan
dan Kebudayaan pada tahun 1983, UNISMA terus
berkembang menjadi universitas komprehensif dengan
10 fakultas program sarjana, antara lain Sains, Teknik,
Agama Islam, Kedokteran, Ekonomi, Hukum, Pertanian,
dan Peternakan. Selain itu, UNISMA juga unggul dalam
pendidikan pascasarjana dengan berbagai program
Magister dan Doktor, seperti Hukum, Peternakan, dan
Studi Islam.
Saat ini, UNISMA memiliki lebih dari 10.000 mahasiswa
aktif, termasuk ratusan mahasiswa internasional,
dengan dukungan dosen yang berkompeten. Dengan
akreditasi “Unggul” dari BAN-PT serta pengakuan
internasional melalui akreditasi ASIIN dan FIBAA dari
Jerman, UNISMA menegaskan posisinya sebagai
salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Fasilitas modern seperti rumah sakit, laboratorium,
asrama, hingga pusat olahraga menambah daya tarik
UNISMA sebagai pusat pendidikan dan penelitian.
Lebih dari sekadar akademik, UNISMA berkomitmen
kuat untuk mengimplementasikan 17 Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-
Bangsa. Komitmen ini tercermin dalam pendidikan,
penelitian, pengabdian masyarakat, hingga kebijakan
institusi, sehingga pertumbuhan universitas tidak
hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga
berkontribusi pada keberlanjutan, keadilan sosial, dan
dampak global. Melalui integrasi SDGs, UNISMA terus
mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan
dunia dengan ilmu, etika, dan kepedulian.