Mahasiswa Universitas Islam Malang (UNISMA) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2025 menghadirkan inovasi pemanfaatan minyak maggot sebagai salah satu upaya meningkatkan hasil dan produktivitas peternakan.
Inovasi tersebut berangkat dari potensi maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF) yang selama ini banyak dimanfaatkan sebagai sumber protein alternatif dalam bidang peternakan. Selain bagian tubuh maggot yang dapat digunakan sebagai bahan pakan, minyak yang dihasilkan dari maggot juga memiliki potensi untuk dikembangkan dalam mendukung kebutuhan peternakan.
Melalui penelitian yang dilakukan, mahasiswa UNISMA berupaya mengkaji pemanfaatan minyak maggot dan potensinya terhadap peningkatan hasil peternakan. Riset ini menjadi bentuk kreativitas mahasiswa dalam mencari alternatif pemanfaatan sumber daya yang bernilai guna sekaligus mendukung pengembangan peternakan yang lebih inovatif.
Pemanfaatan maggot juga memiliki keterkaitan dengan konsep ekonomi sirkular karena proses budidayanya dapat memanfaatkan limbah organik sebagai sumber pakan. Dengan demikian, pengembangan maggot tidak hanya berpotensi menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga dapat membantu mengurangi permasalahan limbah organik.
Kegiatan PKM-RE 2025 ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik melalui penelitian berbasis eksperimen. Hasil riset diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah mengenai potensi minyak maggot sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung sektor peternakan.
Inovasi tersebut sekaligus menunjukkan peran mahasiswa UNISMA dalam menghasilkan penelitian yang memiliki manfaat aplikatif bagi masyarakat. Pengembangan teknologi dan produk berbasis maggot diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan efisiensi serta produktivitas peternakan secara berkelanjutan.
Melalui PKM-RE, UNISMA terus mendorong mahasiswa untuk aktif melakukan penelitian dan menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

