Mahasiswa dan dosen Universitas Islam Malang (UNISMA) melalui Program Innovillage menghadirkan inovasi teknologi “Photovoltaic Egg Pasteurize Electric Field” sebagai solusi untuk mendukung proses pengawetan telur ayam. Inovasi ini memanfaatkan teknologi energi terbarukan untuk menghasilkan sistem pengolahan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Inovasi tersebut dikembangkan sebagai upaya membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha dan peternak ayam, dalam meningkatkan kualitas dan daya simpan telur. Telur merupakan salah satu bahan pangan yang mudah mengalami penurunan kualitas sehingga diperlukan metode pengolahan dan penyimpanan yang tepat.

Melalui teknologi Photovoltaic Egg Pasteurize Electric Field, energi matahari dimanfaatkan melalui panel fotovoltaik untuk mendukung kebutuhan energi dalam proses pengolahan telur. Pemanfaatan energi terbarukan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi yang lebih berkelanjutan dan dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Program Innovillage juga menjadi sarana bagi mahasiswa dan dosen UNISMA untuk mengembangkan inovasi berbasis permasalahan yang dihadapi masyarakat. Tim melakukan perancangan dan pengembangan teknologi dengan mempertimbangkan aspek efisiensi, kebermanfaatan, serta potensi penerapannya pada sektor peternakan dan pangan.

Selain memperkenalkan teknologi pengawetan telur, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan produk serta meningkatkan nilai ekonomi telur ayam.

Keterlibatan mahasiswa dalam program ini memberikan pengalaman dalam mengembangkan teknologi yang aplikatif sekaligus mendorong kemampuan dalam memecahkan persoalan nyata di masyarakat. Sementara itu, dosen berperan memberikan pendampingan dan penguatan keilmuan selama proses pengembangan inovasi.

Kehadiran Photovoltaic Egg Pasteurize Electric Field menjadi salah satu bentuk komitmen UNISMA dalam mendorong inovasi yang menggabungkan teknologi pangan dan energi terbarukan. Inovasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Melalui Program Innovillage, UNISMA terus mendorong kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam menghasilkan solusi inovatif yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Pemanfaatan energi surya dalam teknologi pengolahan telur juga menjadi langkah untuk memperkenalkan penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di sektor pangan.