Dosen Universitas Islam Malang kembali menghasilkan penelitian yang berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Kali ini, penelitian yang dilakukan mengungkap tingkat keanekaragaman spesies pohon serta potensi biomassa di kawasan zona riparian Sungai Brantas sebagai dasar pengelolaan ekosistem sungai yang berkelanjutan.

Penelitian difokuskan pada kawasan riparian, yaitu wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Melalui identifikasi berbagai jenis pohon, tim peneliti menganalisis tingkat keanekaragaman vegetasi sekaligus menghitung potensi biomassa yang berfungsi sebagai penyerap karbon alami.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona riparian Sungai Brantas memiliki keragaman jenis pohon yang cukup tinggi dengan kemampuan menyimpan biomassa yang berpotensi mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Keberadaan vegetasi di kawasan tersebut juga berperan dalam mencegah erosi, menjaga kualitas air, menyediakan habitat bagi berbagai satwa, serta mempertahankan stabilitas ekosistem sungai.

Ketua tim peneliti menjelaskan bahwa data yang diperoleh dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan konservasi kawasan riparian. Upaya pelestarian vegetasi di sepanjang Sungai Brantas dinilai penting untuk menjaga fungsi ekologis sungai sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap dampak perubahan iklim.

“Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi ilmiah mengenai kondisi vegetasi riparian sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui penelitian ini, UNISMA menegaskan komitmennya dalam menghasilkan riset yang tidak hanya memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan solusi bagi pelestarian sumber daya alam. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi dalam mendukung program rehabilitasi kawasan sungai, konservasi keanekaragaman hayati, serta penguatan kebijakan pengelolaan lingkungan di Indonesia.