Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperluas jejaring kerja sama internasional melalui kolaborasi riset dengan National Pingtung University of Science and Technology (NPUST), Taiwan. Kemitraan ini difokuskan pada pengembangan bioteknologi pertanian, Khususnya penelitian padi fungsional antidiabetes guna mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan keunggulan akademik kedua perguruan tinggi guna menghasilkan inovasi berbasis riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi bioteknologi modern, para peneliti berupaya mengembangkan varietas padi yang tidak hanya memiliki produktivitas tinggi, tetapi juga mengandung senyawa fungsional yang berpotensi membantu menjaga kadar gula darah.

Tim peneliti dari UNISMA dan NPUST akan melakukan berbagai tahapan penelitian, mulai dari identifikasi karakter genetik, pengujian kandungan nutrisi, hingga evaluasi potensi manfaat kesehatan dari padi fungsional yang dikembangkan. Hasil penelitian diharapkan mampu memberikan alternatif pangan yang lebih sehat sekaligus mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular, khususnya diabetes yang prevalensinya terus meningkat.

Selain menghasilkan inovasi di bidang pangan, kerja sama ini juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan, teknologi, dan pengalaman antarpeneliti dari Indonesia dan Taiwan. Mahasiswa serta dosen dari kedua institusi berkesempatan terlibat dalam kegiatan penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang bioteknologi pertanian.

Pimpinan UNISMA menyampaikan bahwa kolaborasi internasional merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat kualitas riset dan meningkatkan daya saing di tingkat global. Melalui sinergi dengan NPUST, UNISMA berharap dapat menghasilkan inovasi yang mampu menjawab tantangan di sektor pertanian, kesehatan, dan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Ke depan, kerja sama UNISMA dan NPUST diharapkan tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional, tetapi juga produk inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan sektor industri. Pengembangan padi fungsional antidiabetes menjadi salah satu wujud kontribusi kedua institusi dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan, peningkatan kualitas kesehatan, serta penguatan kolaborasi riset internasional.