Universitas Islam Malang (UNISMA) terus mendorong pengembangan inovasi berbasis lingkungan melalui pemanfaatan limbah cangkang kerang dan kotoran sapi menjadi produk bernilai guna. Limbah yang sebelumnya berpotensi menjadi permasalahan lingkungan tersebut dikembangkan menjadi inovasi berupa permen pakan dan pupuk.
Pemanfaatan limbah menjadi produk baru merupakan salah satu upaya untuk menerapkan konsep ekonomi sirkular. Melalui pendekatan tersebut, bahan yang tidak lagi digunakan dapat diolah kembali sehingga memiliki manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat.
Cangkang kerang yang selama ini banyak menjadi limbah dapat dimanfaatkan sebagai bahan yang memiliki kandungan mineral. Sementara itu, kotoran sapi dapat diolah menjadi bahan pupuk yang berpotensi mendukung kebutuhan pertanian dan pengelolaan tanah.
Inovasi permen pakan menjadi salah satu bentuk pengembangan produk untuk mendukung kebutuhan sektor peternakan. Pemanfaatan bahan hasil pengolahan limbah diharapkan dapat menjadi alternatif yang bernilai guna sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan tertentu.
Di sisi lain, pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk memberikan manfaat dalam pengelolaan limbah peternakan. Produk tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian sekaligus mengembalikan unsur hara ke dalam tanah.
Pengembangan inovasi ini menunjukkan bahwa limbah dari sektor perikanan dan peternakan dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat lintas sektor. Pendekatan tersebut juga dapat mendorong masyarakat untuk melihat limbah bukan hanya sebagai bahan buangan, tetapi sebagai sumber daya yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan.
Bagi UNISMA, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui kegiatan penelitian dan pengembangan, sivitas akademika didorong untuk menghasilkan solusi kreatif terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.
Inovasi pemanfaatan cangkang kerang dan kotoran sapi ini juga sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengembangan produk berbasis limbah diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomi dan manfaat yang lebih luas.

